logo

Berita Video Dari Bali

  • FOLLOW

Tabanan Raih Predikat Kabupaten yang Miliki 100% Puskesmas Terakreditasi

Rabu, 31 Juli 2019 29 Views

Admin


DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
BeritaBali.TV,

Kabupaten Tabanan dinobatkan sebagai Kabupaten/Kota yang 100% memiliki Puskesmas Terakreditasi. Hal ini diketahui saat Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, Bambang Wibowo, menyerahkan Sertifikat Penghargaan kepada Bupati Tabanan, yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Tabanan I Nyoman Suratmika, dan diserahkan kepada Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti di Kediamannya, Rabu (27/2).

  • Kerajinan Khas Daerah Bali PKB XLI 2019
  • Penjual Bendera Dalam Rangka Menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia
  • Hari Kartini DPRD Tabanan
  • Petani Garam Tradisional Di Daerah Kusamba
  • Sepintas tentang hal itu, Akreditasi  adalah pengakuan terhadap Puskesmas, klinik pertama, praktik dokter dan praktik dokter gigi yang diberikan oleh lembaga independen penyelenggara akreditasi yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan setelah dinilai bahwa fasilitas kesehatan tingkat pertama itu memenuhi standar pelayanan fasilitas kesehatan tingkat pertama, yang telah ditetapkan untuk meningkatkan mutu pelayanan secara berkesinambungan.

    Kepala Dinas kesehatan, I Nyoman Suratmika menjelaskan, tujuan Akreditasi yaitu sebagai wahana pembinaan peningkatan mutu kinerja melalui perbaikan yang berkesinambungan terhadap sistem manajemen, sistem manajemen mutu dan sistem penyelenggaraan Pelayanan klinis, serta penerapan manajemen resiko di Kabupaten Tabanan. Dan Akreditasi Puskesmas ini adalah salah satu persyaratan untuk bisa kerjasama dengan BPJS Kesehatan. 

    “Kalau tidak melakukan akreditasi terhadap Puskesmas-puskesmas yang ada di Tabanan, maka tujuan untuk melakukan perbaikan yang berkesinambungan tidak akan terwujud sesuai dengan apa yang diharapkan,” jelas pihaknya.

    Dijelaskan juga bahwa Akreditasi Puskesmas di Kabupaten Tabanan dilakukan secara bertahap mulai dari tahun 2016, diantaranya Puskesmas Baturiti I, Puskesmas Kediri I, Puskesmas Penebel I. Di Tahun 2017, diantaranya Puskesmas Selemadeg Barat, Puskesmas Tabanan II, Puskesmas Kediri II, Puskesmas Selemadeg, Puskesmas Kerambitan I, Puskesmas Pupuan I, Puskesmas Selemadeg Timur II, Puskesmas Marga II, Puskesmas Pupuan II, dan Puskesmas Tabanan III. Tahun 2018, diantaranya Puskesmas Tabanan I, Puskesmas Selemadeg Timur II, Puskesmas Kediri III, Puskesmas Marga II, Puskesmas Penebel II, dan Puskesmas Baturiti II.

    “Sehingga tahun 2018, semua Puskesmas di Kabupaten Tabanan sudah terakreditasi. Agar mutu pelayanan di Puskesmas berkesinambungan maka akan dilaksanakan survey kembali (reakriditasi) setiap tiga tahun sekali, dan nilai dari Akreditasi ini tidak boleh turun. Kalau turun maka konsekuensinya adalah anggaran dana kesehatan di Pusat untuk Tabanan akan dikurangi. Jadi kita harus berlomba-lomba untuk meningkatkan mutu pelayanan,” pungkasnya.

    Untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang maksimal terhadap masyarakat sudah tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit dan masih ada  cukup kendala pada SDM yang dimiliki masih timpang dan tidak merata di setiap Puskesmas. Ditambahkannya bahwa pendanaan Akreditasi Puskesmas ini disokong penuh dari APBD dan Dana Alokasi Non Fisik (DAK NF). Hal itupun tidak sia-sia dan berbanding lurus dengan penghargaan yang telah diberikan. “Kini Puskesmas di Kabupaten Tabanan selaku Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) milik Pemerintah Daerah sudah mampu dan semua sudah siap memberi pelayanan kesehatan dalam era Jaminan Kesehatan nasional (JKN), tutup pihaknya.

    [pilihan-redaks2]
    Bupati Eka menegaskan bahwa dengan dinobatkannya Pemkab Tabanan sebagai Kabupaten/Kota yang memiliki 100 % Puskesmas Terakreditasi merupakan suatu bukti bahwa komitmen Pemerintah Daerah khususnya di Dinas Kesehatan ingin menunjukan bahwa dengan adanya akreditasi ini kita bisa melayani dengan maksimal walaupun masih ada kendala-kendala dan kekurangan tapi ini sistemnya masih berproses.

    “Yang penting niat kita untuk bisa melayani dengan cara yang terbaik kan itu yang utama. Kita harus menata kembali tentang akreditasi ini dan untuk masalah kendala SDM kita harus memenuhi kompetensi yang telah disyaratkan sesuai dengan bidangnya. Tanpa SDM yang baik tentunya pelayanan itu juga tidak maksimal, dan semua ini juga akan diproses secepatnya,” tegas Bupati Eka.

    TAGS:


    TERKINI




    Video Terkait

    Video Lainnya

    Travel

    Travel

    Liburan Seru di Pantai Tegal Wangi

    10 bulan lalu 198

    Travel

    Pura Taman Pecampuhan Sala

    10 bulan lalu 250

    Travel

    Wisata Liburan Ke Pantai Sanur

    10 bulan lalu 118

    Travel

    Asal Usul Dinamai Pura Rambut Siwi

    10 bulan lalu 113

    Video Lainnya

    Kuliner

    Kuliner

    Gerai Es Cincau Cendol Biji Selasih

    10 bulan lalu 206

    Kuliner

    Berjualan Bakso Bakar Di PKB Mendapatkan Keuntungan Jutaan..

    10 bulan lalu 300

    Kuliner

    Kuliner Khas Bali PKB XLI 2019

    10 bulan lalu 173

    Kuliner

    Nasi Kuning Mas Udin

    10 bulan lalu 222

    Video Lainnya

    Semeton

    Semeton

    Bikin Ngeri, Inilah Ilmu Kanuragan Bali

    10 bulan lalu 162

    Semeton

    Pemeriksaan Senpi Puluhan Anggota Propam Polda Bali, Tidak..

    10 bulan lalu 55

    Semeton

    PEMKAB Ponorogo Belajar Pengolahan Sampah Ke Desa Tangkas

    10 bulan lalu 79

    Semeton

    Perlombaan Wayang Kulit Dan Baleganjur Di Panggung Terbuka..

    10 bulan lalu 46

    Video Lainnya

    Bisnis

    Bisnis

    Kerajinan Khas Daerah Bali PKB XLI 2019

    10 bulan lalu 210

    Bisnis

    Penjual Bendera Dalam Rangka Menyambut Hari Kemerdekaan..

    10 bulan lalu 207

    Bisnis

    Hari Kartini DPRD Tabanan

    10 bulan lalu 218

    Bisnis

    Petani Garam Tradisional Di Daerah Kusamba

    10 bulan lalu 172

    Video Lainnya

    22:23

    WITA