logo

ALL ABOUT BALI

  • FOLLOW

Babi Mati Tembus 888 Ekor, Distan Bali: Kami Belum Tahu Sebab Pastinya

Sabtu, 22 Februari 2020 178 Views

Admin


DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
BeritaBali.TV, Badung

Ratusan babi di beberapa wilayah kabupaten di Bali mati mendadak akibat penyakit menular. Hingga kini pihak Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali belum mengetahui penyebab pasti matinya ratusan ekor babi di Bali ini, karena masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium Balai Besar Veteriner (bbvet) Medan.

  • Proses Penetasan Itik Yang Dilakukan Secara Tradisional
  • Hari Kartini DPRD Tabanan
  • Layang - layang Tradisional Bali
  • Industri kerajinan Makmur Jaya Rotan
  • Upaya penyemprotan kandang babi dengan desinfektan dilakukan pihak Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bali, pasca matinya ratusan ekor babi di sejumlah wilayah di Bali. Hingga tanggal 31 Januari 2020, jumlah babi yang mati sudah mencapai 888 ekor babi. Babi yang mati langsung dikubur pemiliknya untuk menghindari penularan ke babi lainnya.

    Kematian babi tertinggi terjadi di kabupaten Badung yakni berjumlah 598 ekor dan kabupaten Tabanan berjumlah 219 ekor. Di kota Denpasar jumlahnya 45 ekor dan kabupaten Gianyar jumlahnya 24 ekor. Di kabupaten Bangli dan kabupaten Karangasem masing-masing satu ekor. Dan yang masih nihil kematian babi yakni Jembrana, Buleleng dan Klungkung.

    "Hingga kini kita belum mengetahui secara pasti penyebab matinya ratusan ekor babi di Bali. Namun penyakit ini dipastikan disebarkan oleh virus karena banyak babi mati dalam waktu singkat," jelas I Ketut Gede Nata Kesuma, Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bali, saat memberi keterangan kepada wartawan, di Denpasar, Jumat (31/1/2020).

    Meski jumlah babi yang mati sudah mencapai 888 ekor dan kemungkinan akan bertambah, namun kondisi ini dipastikan tidak mengganggu stok daging babi jelang hari raya Galungan di bulan Februari, karena jumlah ternak babi di Bali mencapai 800 ribu ekor lebih.

    Terkait matinya ratusan ekor babi dalam tempo singkat, pihak Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bali sudah menempatkan puluhan personel di 26 lokasi di Bali untuk memantau kematian babi ini. Jika kematian babi belum bisa diatasi, kasus kematian babi dikhawatirkan akan semakin meluas ke seluruh wilayah Bali.

    "Penyakit yang membunuh ratusan babi ini belum ada vaksinnya. Upaya yang bisa dilakukan saat ini hanya dengan melakukan bio security secara ketat di peternakan babi dan menghindari pemberian pakan dari sumber-sumber yang sudah terkontaminasi," jelas Nata Kesuma.

    TAGS: Babi Penyakit Babi Kematian Babi





    Video Terkait

    2 bulan lalu 125

    Video Lainnya

    Travel

    Travel

    Pameran Seni Lukis Kaca Nagasepaha

    8 bulan lalu 128

    Travel

    Makam Jaya Perana dan Layon Sari

    7 bulan lalu 412

    Travel

    Fasilitas Taman Bermain di Puspem Badung

    7 bulan lalu 541

    Travel

    Pesona Air Terjun Tibumana, Air Terjun Kembar Di Bali

    7 bulan lalu 661

    Video Lainnya

    Kuliner

    Kuliner

    Kuliner Khas Bali PKB XLI 2019

    8 bulan lalu 437

    Kuliner

    Berjualan Bakso Bakar Di PKB Mendapatkan Keuntungan Jutaan..

    8 bulan lalu 710

    Kuliner

    Breadtalk Kembali Membuka Outlet Ke-3 di Denpasar Bali

    7 bulan lalu 317

    Kuliner

    Kuliner Nasi Sambal Bejek Tabanan

    8 bulan lalu 366

    Video Lainnya

    Semeton

    Semeton

    Ucapan Selamat Ulang Tahun Kepada Beritabali.com Yang Ke-14 ..

    7 bulan lalu 343

    Semeton

    Bermusik Lewat Gergaji Kayu

    8 bulan lalu 392

    Semeton

    Raja Klungkung: Orang-Orang PSI Belum Terkena Polusi..

    8 bulan lalu 410

    Semeton

    Haji Bambang: Anggota DPD Selayaknya Krama yang Paham Adat, ..

    8 bulan lalu 165

    Video Lainnya

    Bisnis

    Bisnis

    Proses Penetasan Itik Yang Dilakukan Secara Tradisional

    8 bulan lalu 316

    Bisnis

    Hari Kartini DPRD Tabanan

    8 bulan lalu 379

    Bisnis

    Layang - layang Tradisional Bali

    7 bulan lalu 693

    Bisnis

    Industri kerajinan Makmur Jaya Rotan

    8 bulan lalu 448

    Video Lainnya

    20:04

    WITA